Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur Mendapat Rekor Muri Sebagai Pusat Toleransi Beragama Terbesar di Indonesia.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur Mendapat Rekor Muri Sebagai Pusat Toleransi Beragama Terbesar di Indonesia.
Cianjur,- https//bewaracianjur.blogspot.com
Dalam memperingati hari Kerukunan Umat Beragama, lembur toleransi wihara sakyawanaram, yang bertempat di Kp Pasekon Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jawa Barat, merupakan lembur toleransi terbanyak dan terbesar dari beberapa tokoh agama dan masyarakat, juga dengan banyak beragam budaya yang di sajikan dalam pentas, dari setiap perwakilan agama, baik dari agama Islam, agama kristen Budha katolik kejawen Sunda wiwitan, dan lainnya ikut berpartisipasi mengisi acara kerukunan umat beragama.
Acara kerukunan umat beragama dihadiri oleh wakil bupati Cianjur Aby Ramzi Gys Thebe, juga para tokoh agama kristen, Budha, katolik, Islam, Kemenag MUI, Para OPD dan masyarakat, Forkopimda dan Forkopimcam Pacet, TNI Polri juga para tamu yang datang dari berbagai daerah lainnya.
Kirab Budaya Lintas Agama yang diadakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur, pada Sabtu pagi 15-11-2025 ini sangat meriah dengan beberapa sajian ketrampilan dan kesenian dari para umat, yang diawali dengan jalan sehat dari Masjid Assalafiyyah Kecamatan Pacet, dan ketrampilan atraksi Barongsai dan Naga liong juga ada qasidah dan tampilan menarik lainnya.
Ketua FKUB Kabupaten Cianjur KH M, Choirul Anam, MZD., menyampaikan saat dikonfirmasi oleh awak media, "Alhamdulillah hari ini kita memperingati hari toleransi umat beragama, dan ini merupakan upaya kebersamaan, datang dengan kemauan sendiri, untuk berpartisipasi mengisi acara-acara, dengan biaya sendiri-sendiri, tapi mampu untuk menampilkan kemampuannya, dan persembahan acara ini semuanya dari semua umat beragama," ucapnya.
"Berkat kerukunan umat beragama ini FKUB Kabupaten Cianjur Mendapat Rekor Muri Sebagai Pusat Toleransi Beragama terbesar, yang mungkin se-Indonesia, atau tingkat internasional hanya FKUB Kabupaten Cianjur lah yang sampai saat ini masih terus menjadi budaya di kabupaten Cianjur, yang tiap tahunnya selalu memperingati hari Kerukunan Umat Beragama, mudah-mudahan ini buat semua umat beragama bisa merajut hari toleransi umat beragama, dan bisa membangun bersama dengan semangat merah putih," lanjutnya.
Diwaktu yang sama menurut keterangan dari ketua panitia penyelenggara Ko Andri menambahkan, "Kirab budaya ini merupakan kegiatan puncak dari semua kegiatan, yang sebelumnya FKUB sudah mengadakan acara gelar budaya lintas agama, yang diadakan di Hotel PALACE, dan hari ini merupakan hari penutupan dengan kirab budaya lintas iman, dengan harapan digelarnya dua acara ini bisa menghapus paradigma yang meng- cap Kabupaten Cianjur ini kota intoleran," ujarnya.
"Dan sebagai persiapan hingga mencapai rekor muri, karena hari toleransi ini tingkat internasional, yang sebelumnya FKUB merupakan sudah menjadi agenda rutin di setiap tahunnya, dan di bantu parade lintas iman terbanyak yang menjadi kriteria Rekor Muri," kata Andri.
"Dengan harapan adanya kegiatan gelar budaya dan kirab budaya lintas agama ini bisa merukunkan masyarakat Kabupaten Cianjur, sehingga gesekan antar agama dan etnis itu bisa di hilangkan, jadi persatuan itu bukan dipandang dari perbedaan agama atau etnis, tapi kebersamaan yang perlu dipertahankan, dan bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dan menjadi seutuhnya yaitu NKRI," pungkas Andri.
Muklis M/Asep Otoy.



Komentar