SMA MAN 2 Pacet Usaha Mandiri Dalam Pelaksanaan Pelepasan Siswa Dengan Menampilkan Kreasi Budaya Sunda.
SMA MAN 2 Pacet Usaha Mandiri Dalam Pelaksanaan Pelepasan Siswa Dengan Menampilkan Kreasi Budaya Sunda.
Https//bewaracianjur.blogspot.com
Dalam menanggapi kebijakan Gubernur Jawa Barat KDM, untuk tidak mengadakan kegiatan diluar sekolah, khususnya didinas pendidikan dalam melaksanakan pelepasan, wisuda dan perpisahan sekolah, apalagi dengan menuntut anggaran yang dilimpahkan kepada orang tua siswa, hal ini menjadi perubahan yang signifikan bagi setiap sekolah yang ada di Jawa Barat, khususnya di kabupaten Cianjur.
Pihak sekolah menutup semua apa yang sudah biasa dilakukan pada setiap menjelang pelepasan siswa, yang biasanya diadakan di gedung atau di hotel. Dan mengikuti kebijakan pemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan pelepasan dengan mengambil pungutan biaya kepada siswa atau ke orang tua siswa.
Tapi dengan semangat 344 siswa kelas XII SMA MAN 2 Cianjur (Pacet) ingin acara pelepasan dilakukan walaupun dengan sederhana, dan ingin acara pelepasan atau perpisahannya ada moment yang berharga baginya, dan tidak melibatkan pihak sekolah juga orang tua.
Dari jauh hari siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Pacet, secara mandiri dari semua siswa menyisihkan uang jajannya, untuk memenuhi kebutuhan apa yang dalam pelaksanaan acara perpisahan nanti, termasuk semua atribut dan tenda, rias wajah dan busana, musik dan lainnya, itu murni hasil rembuk semua siswa.
Menurut keterangan dari Waka Humas MAN 2 Pacet Cianjur, Puji Suratno, S.Pd., mengatakan kepada media saat dikonfirmasi terkait kegiatan perpisahan tersebut menjelaskan, ”Saya sangat mengapresiasi kepada para siswa atas terselenggaranya acara pelepasan siswa MAN 2 Pacet. Karena semua rangkaian acara ini, adalah murni inisiatif para siswa yang melaksanakan, dan kita sebagai guru hanya menjadi tamu undangan," ujar Puji pada Rabu 21-5-2025.
"Dan dari jauh hari para siswa sudah mempersiapkan segalanya, baik biaya semua fasilitas, juga acara-acara yang akan disajikan seperti saat ini, dan ini semuanya rill hasil dari para siswa, dan kami semua para Guru pendidik hanya menjadi tamu undangan, walaupun acaranya di kemas sangat sederhana, dengan menampilkan tarian kesenian tradisional budaya Sunda, serta ketrampilan lainnya, dengan semua fasilitas yang tersedia di sekolah. karena pihak sekola hanya bisa memberikan ijin,” ucap Puji.
Lebih lanjut puji juga mengatakan, ”Dari sekolah sangat ber- apresiasi sekali juga hanya memberikan support, dan ternyata siswa mampu melaksanakannya, apalagi semua acara diadakan di sekolah ini, dan banyak menampilkan budaya-budaya sendiri, yaitu seni budaya Sunda, dan ini merupakan sekaligus memberikan kenangan bagi para siswa yang sudah lulus, serta melanjutkan. ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi," ulasnya.
"Kami berharap kepada para siswa yang baru saja di lepas harus bisa menjaga nama baik almamater, nama baik diri sendiri, keluarga dan menjadi orang yang sukses kelak di luar sana, juga bisa mengharumkan nama sekolah asal," pungkas Puji. *(Muklis/Otoy.

Komentar