SUB DAS Cikundul Giat Seminar dan Diskusi Dengan Tema Waste Management Bersama Semua Unsur Elemen
Warta Asmi Ermawillis Fauziah
SUB DAS Cikundul Giat Seminar dan Diskusi Waste Management Bersama Semua Unsur Elemen.
Cianjur- https//warnakita.blogspot.com
SUB DAS Cikundul melaksanakan giat seminar dan diskusi, merangkul masyarakat untuk mengetahui bahayanya sampah dan juga manfaatnya, dengan tema Waste Management,
Pengelolaan sampah merupakan aktivitas untuk mengelola sampah dari awal hingga tempat pembuangan akhir (TPA), meliputi pengumpulan, pengangkutan, perawatan, dan pembuangan, diiringi oleh monitoring dan regulasi manajemen sampah.
Tujuan dari seminar dan diskusi ini merupakan tahap awal membentuk, semua lapisan masyarakat dan perangkat pemerintahan, mencari solusi edukasi, yang bisa dijadikan barang produktif dan menghasilkan sumber rezeki, dan tidak memandang sampah hal yang kotor, tapi sampah adalah hal yang istimewa dimata masyarakat.
Acara seminar diadakan di SMP Muhammadiyah Cipanas, Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Sabtu (13/01/2024)
Dalam acara tersebut dihadiri dari beberapa unsur pemerintahan, seperti Ketua RT dan RW, Kepala Desa Sindanglaya N.K, Sanusi, KS., BNPB, Kadus 4 Desa Cipanas, Staf Desa Cipanas, Ibu-ibu PKK dan kader, juga masyarakat pecinta alam dari beberapa perwakilan Desa, baik kecamatan Cipanas kecamatan Pacet dan kecamatan Sukaresmi.
Untuk narasumber selain Heri Trijoko dari Sub DAS Cikundul, dan M Reza Hidayat selaku Penggiat Lingkungan dari kota Bandung Jawa Barat.
Menurut Kepala Desa Sindanglaya N.K Sanusi dalam sambutannya mengatakan, "Sampah adalah sebagian dari problem kita semua, maka kita wajib menerapkan kepada anak-anak kita, lebih sadar dan mengetahui baik manfaat dan bahayanya sampah, dari dini mungkin, tentunya kita sebagai orang tua, perlu akan kesadaran memberikan pencerahan kepada anak-anak, baik untuk di rumah maupun di lingkungan sekolah, agar memberikan materi pengetahuan terkait mengenal kebersihan dan lingkungan, terutama diawali dari perilaku sadar sampah di rumah sendiri," terangnya.
Diwaktu yang sama, Heri Trijoko dari Sub DAS Cikundul memberikan materi, bagaimana mengatasi sampah dirumah kita dengan tahap awal, yang mungkin ini juga masih belum sempurna, dengan program Ecobrick dari penyedia bahan yang digunakan, seperti botol plastik kecil maupun besar, dengan diisi dengan sampah kering rumahan, dan sistem pemadatan.
"Untuk awal ibu bapak bisa memanfaatkan limbah sebagai dasar utama, seperti botol plastik sebagai media dasar, dan kita isi dengan sampah kering dan dipadatkan, sebenarnya dengan sistem ini kita memang belum sempurna, tapi setidaknya kita bisa menanggulangi penumpukan sampah, karena bila mana untuk satu botol plastik kecil saja, kita bisa mengurangi sampah dirumah sebanyak satu kantong plastik merah," paparnya.
"Penanggulangan sampah termasuk sebagian program dari Sub DAS, dengan dasar DAS adalah Daerah Aliran Sungai, adalah untuk membina kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam bagi manusia secara berkelanjutan. Kita menyebutnya dengan istilah optimalisasi 3K, yakni kelestarian, keserasian, dan kemanfaatan,”
terangnya.
"Karena sampah sebagai problem akan kelestarian Aliran Sungai, maka mari kita bersama-sama bagaimana cara mengatasi volume pembuangan sampah di aliran sungai, terutama di sungai lingkungan kita. Dengan adanya kegiatan Seminar dan Diskusi ini kita mengharapkan ide-ide kreatif dan inovatif bagaimana cara mengatasi sampah menjadi barang produktif dan menghasilkan, sehingga kita bisa menciptakan lahan produksivitas dan menjadi studi banding dari daerah lain," pungkasnya.
Pewarta Asmi Ermawillis Fauziah
(MK)


Komentar